Kesulitan Menghafal Materi Di Kampus
Dalam proses belajar saya, ada satu masalah yang selalu membuat saya merasa terhambat, yaitu kesulitan dalam menghafal materi pelajaran. Setiap kali masa ujian tiba, kecemasan saya selalu muncul karena saya tahu ada banyak materi yang harus saya kuasai, sedangkan kemampuan menghafal saya tidak berjalan dengan lancar yang saya harapkan. Meskipun saya sudah berusaha belajar jauh sebelumnya, hasilnya sering kali tidak sesuai dengan yang saya inginkan. Saya bisa duduk lama di meja belajar, membaca halaman demi halaman, namun ketika mencoba mengingat kembali, hanya sedikit sekali informasi yang tertinggal di kepala saya. Situasi ini membuat saya frustrasi, seolah olah dengan usaha yang saya keluarkan tidak sebanding dengan hasil yang saya dapatkan.akan tetapi saya terus mencoba bagaimana caranya supaya saya bisa menghafalkan sesuatu apapun itu dengan baik dan cepat.
Saya masih mengingat jelas suatu malam ketika saya harus belajar untuk ujian besok . Materi hafalannya cukup banyak, dan saya berusaha menghafal semua poin penting satu per satu. Saya membaca ulang berkali-kali, menandai kalimat penting, dan mencoba mengulanginya. Namun semakin lama saya membaca, kepala saya terasa penuh, tegang, dan pusing. Ketika saya berhenti membaca buku, menutup buku, dan mencoba mengingat kembali dengan mengulang materi secara pelan, pikiran saya justru menjadi blank. Rasanya seperti semua yang tadi saya baca hilang begitu saja. Saat itu, saya benar-benar kecewa dan merasa sangat tidak mampu.tapi apapun itu saya harus jalan kan dan harus saya kerjakan karena itu adalah suatu kewajiban saya sebagai mahasiswa atau sebagai siswa.
Karena dengan pengalaman saya seperti itu terus berulang kali, saya mulai menyadari bahwa masalah saya bukan hanya sekadar sulit menghafal. Saya mulai berpikir bahwa ada sesuatu dalam cara belajar saya yang tidak tepat. Saya mencoba mengevaluasi diri dan mengidentifikasi kira-kira apa yang membuat saya begitu kesulitan menyimpan informasi dalam ingatan. Ternyata, setelah saya mencermati lebih dalam.
Penyebab Saya Ketika Menghadapi Kesulitan Menghafal:
1.Saya menyadari bahwa saya memaksakan diri menghafal dengan metode yang sebenarnya tidak cocok untuk saya. Selama ini, saya hanya menggunakan cara membaca berulang-ulang tanpa mencoba teknik belajar lain seperti membuat ringkasan, peta konsep, atau menjelaskan ulang materi. Akibatnya, otak saya hanya menerima informasi secara pasif dan tidak mengolahnya secara menyeluruh, sehingga informasi itu mudah hilang dari ingatan.
2.Ketika saya sering belajar dalam kondisi tubuh dan pikiran yang tidak tepat. Banyak kali saya belajar ketika sudah lelah, mengantuk, atau tidak fokus. Saya memaksakan diri membaca materi sulit padahal tubuh saya membutuhkan istirahat. Ketika kondisi saya seperti itu, informasi yang saya baca menjadi sulit masuk ke memori jangka panjang, dan akhirnya hilang begitu saja.
3. Saya tidak menyadari bahwa saya tidak benar-benar memahami materi sebelum mencoba menghafalnya. Saya hanya membaca kata demi kata tanpa memahami maksud dan konsep dasarnya. Padahal, menghafal akan jauh lebih mudah jika saya mengerti konteksnya. Ketika pemahaman saya lemah, hafalan pun menjadi rapuh dan mudah terlupakan.
Cara 3 mengatasi Masalah Kesulitan Tersebut Yaitu:
1.Solusi yang saya lakukan dengan menggunakan teknik belajar aktif. Saya mulai membuat ringkasan dengan bahasa saya sendiri, membuat makalah kecil, hingga menjelaskan ulang materi. Ketika saya mengolah materi terlebih dahulu, pemahaman saya meningkat dan ingatan saya menjadi lebih kuat. Setelah membaca materi, tutup catatan lalu coba jelaskan kembali poin pentingnya.Buat pertanyaan dari materi dan coba jawab tanpa melihat buku.
2.Solusi, saya mulai menyesuaikan waktu belajar dengan kondisi terbaik tubuh saya. Saya memilih belajar pada pagi atau sore hari ketika pikiran masih segar. Saya juga menggunakan metode belajar 25 menit dan istirahat 5 menit untuk menjaga fokus. Dengan cara ini, saya tidak cepat lelah, dan informasi lebih mudah saya cerna. Salah satu alasan utama mahasiswa sulit menghafal adalah karena hanya membaca ulang materi tanpa menguji diri sendiri untuk membantu otak bekerja lebih aktif.
3.Solusi, saya memastikan bahwa saya memahami konsep materi sebelum mencoba menghafalnya. Saya membaca lebih perlahan, mencari contoh, menanyakan pada diri sendiri apa maksudnya, dan menghubungkannya dengan informasi yang sudah saya ketahui. Ketika pemahaman saya kuat, hafalan pun terasa lebih natural, seolah masuk dengan sendirinya tanpa dipaksa.tapi saya usahakan itu semua dikerjakan sesuai kemampuan saya. Setelah membaca satu halaman, tutup buku lalu coba ucapkan kembali poin pentingnya.Jawab pertanyaan latihan tanpa melihat materi.Buat daftar pertanyaan dari materi kuliah, lalu uji diri sendiri.
Nama:SELFIA DWI AGUSTIANY
Kelompok: 11 CORTEX

Komentar
Posting Komentar